Tata bahasa Jepang
Apa arti A。ということは B。? Tata bahasa Jepang N2
A。ということは B。 berarti jadi artinya…; hal itu berarti….
| Level (perkiraan, kerangka JLPT) | N2 |
|---|---|
| Struktur | Kalimat A。ということは、kalimat B(だろう/に違いない/のかな)。 |
| Romaji | A.toiukotoha B. |
| Arti | jadi artinya…; hal itu berarti… |
Pembentukan
| Menyimpulkan | 電気が消えている。ということは、もう帰ったんだろう。 |
|---|
Cara pakai
Dari suatu tanda yang baru diamati, menarik kesimpulan. Klausa berikutnya adalah penilaian pembicara.
- 「ということは」 = artinya. A adalah tanda, B adalah penarikan kesimpulan: 「彼女が泣いている。ということは、何かあったに違いない」.
- Klausa berikutnya hampir selalu memuat penanda dugaan seperti 「だろう・に違いない・のかな・ということだ」 — kalau merupakan fakta pasti, pakai 「つまり」.
- Dalam percakapan sering dipakai sendirian untuk memastikan: 「ということは、明日は休みですか」.
Contoh
部屋の電気が消えている。ということは、もう帰ったんだろう。
Lampu kamar sudah mati. Artinya dia sudah pulang.
このケーキが残っている。ということは、みんなお腹がいっぱいだったのかな。
Kuenya masih tersisa. Berarti mungkin semua orang sudah kenyang, ya.
Perlu diingat
- Klausa berikutnya adalah kesimpulan, disertai kata dugaan.
- A harus berupa tanda yang bisa diamati.
Kesalahan umum
-
Salah彼は教授だ。ということは、専門家だ。
Dia seorang profesor. Artinya seorang ahli.
Benar彼は教授だ。つまり、専門家だ。
Untuk menyatakan ulang isi yang sama (bukan penarikan kesimpulan) pakai 「つまり」.
-
Salahということは、彼女が泣いている。
Dia sedang menangis. Artinya mungkin telah terjadi sesuatu.
Benar彼女が泣いている。ということは、何かあったのだろう。
Tanda harus berada di DEPAN, penarikan kesimpulan di belakang.
Tips ujian
- 「ということは」 = berarti (KESIMPULAN); untuk menyatakan ulang isinya pakai 「つまり」.