Tata bahasa Jepang

Apa arti ~(ら)れた(bentuk pasif)? Tata bahasa Jepang N3

~(ら)れた(bentuk pasif) berarti di-… (bentuk pasif, lampau).

Fakta singkat
Level (perkiraan, kerangka JLPT)N3
StrukturV受身形 + た
N1は + N2に + V受身形
Romaji(ra)reta
Artidi-… (bentuk pasif, lampau)

Pembentukan

Golongan I読む → 読まれた
Golongan II食べる → 食べられた
Golongan IIIする → された/来る → 来られた

Cara pakai

Menyatakan subjek MENERIMA pengaruh dari orang lain. Bahasa Jepang sering memakai pasif meskipun bahasa Vietnam memakai kalimat aktif.

  • Pelaku diikuti 「に」: 「彼は友達にだまされた」. Untuk benda mati atau pelaku berupa kelompok sering dipakai 「によって」: 「この本は多くの人に読まれた」.
  • Pasif "tidak langsung" (迷惑の受身) adalah ciri khas bahasa Jepang: 「雨に降られた」 (kehujanan), 「子どもに泣かれた」 — subjek yang dirugikan meski bukan objek langsung.
  • Perhatian: 「られる」 juga bentuk potensial dan bentuk hormat — harus dilihat dari partikel dan konteks untuk membedakannya.

Contoh

  • Orang itu ditipu oleh temannya.

  • Dalam perjalanan pulang saya kehujanan, basah kuyup.

Perlu diingat

  • Pelaku memakai 「に」 (atau 「によって」 dalam bahasa tulis).
  • 「られる」 bentuknya sama dengan potensial dan hormat.

Kesalahan umum

  • Salah彼(かれ)は友達(ともだち)がだまされた。

    Dia ditipu oleh temannya.

    Benar彼(かれ)は友達(ともだち)にだまされた。

    Pelaku dalam kalimat pasif diikuti 「に」.

  • Salah私(わたし)は雨(あめ)を降(ふ)られた。

    Saya kehujanan.

    Benar私(わたし)は雨(あめ)に降(ふ)られた。

    Pasif tidak langsung juga memakai 「に」, bukan 「を」.

Tips ujian

  • Pasif: pelaku memakai 「に」; 「雨に降られる」 adalah pasif yang merugikan.

Pola terkait

Semua tata bahasa N3 →