Tata bahasa Jepang

Apa arti もし~たなら? Tata bahasa Jepang N3

もし~たなら berarti jika (andaikan) sudah… maka.

Fakta singkat
Level (perkiraan, kerangka JLPT)N3
Strukturもし + Vた + なら
もし + い形(かった)+ なら
もし + N/な形 + だった + なら
Romajimoshi tanara
Artijika (andaikan) sudah… maka

Pembentukan

Kata kerja降った → もし雨が降ったなら
Kata sifatなかった → もしおいしくなかったなら

Cara pakai

Mengandaikan hal yang SUDAH selesai baru membahas akibatnya. 「もし」 memberi tahu di muka bahwa ini pengandaian.

  • 「たなら」 = seandainya sudah…: 「もし雨が降ったなら、傘を持って行きましょう」 — membicarakan tindakan SETELAH A terjadi.
  • Berbeda dari 「たら」 karena 「なら」 mengambil hal yang baru dikatakan lawan bicara sebagai premis: 「行くなら、私も行く」 (kalau (kamu bilang) pergi, saya juga pergi).
  • 「もし」 hanya tanda pengandaian, bisa dihilangkan — tetapi dengan kata ini pendengar langsung tahu bagian belakang belum tentu terjadi.

Contoh

  • Kalau (seandainya) hujan turun, ayo bawa payung.

  • Kalau kuenya tidak enak, mungkin tidak ada yang mau memakannya.

Perlu diingat

  • 「もし」 berada di awal kalimat, tidak di tengah.
  • Bagian belakang biasanya berupa saran atau penilaian.

Kesalahan umum

  • Salah雨(あめ)が降(ふ)ったならもし、傘(かさ)を持(も)って行(い)きます。

    Kalau hujan, saya akan membawa payung.

    Benarもし雨(あめ)が降(ふ)ったなら、傘(かさ)を持(も)って行(い)きます。

    「もし」 harus berada di awal klausa syarat.

  • Salahもし春(はる)になったなら、桜(さくら)が咲(さ)きます。

    Setiap musim semi tiba, bunga sakura mekar.

    Benar春(はる)になると、桜(さくら)が咲(さ)きます。

    Hal yang pasti terjadi menurut hukum alam memakai 「と」, tidak memakai pengandaian 「もし」.

Tips ujian

  • 「もし~たなら」 = seandainya sudah…; 「もし」 membuka kalimat, tidak dipakai untuk hukum alam.

Pola terkait

Semua tata bahasa N3 →