Tata bahasa Jepang
Apa arti ~てこそ? Tata bahasa Jepang N2
~てこそ berarti hanya dengan… barulah (benar-benar)….
| Level (perkiraan, kerangka JLPT) | N2 |
|---|---|
| Struktur | Vて + こそ N + であってこそ |
| Romaji | tekoso |
| Arti | hanya dengan… barulah (benar-benar)… |
Pembentukan
| Kata benda | 健康 → 健康であってこそ |
|---|---|
| Kata kerja | 努力して → 努力してこそ |
Cara pakai
Menekankan bahwa hanya setelah mengalami A nilai B baru menjadi nyata. Klausa berikutnya positif.
- 「Vてこそ」 = hanya dengan A barulah B sungguh terwujud: 「努力してこそ、成功と言える」.
- Klausa berikutnya biasanya penilaian positif seperti 「~と言える・~の価値がある・分かる」; tidak dipakai untuk hasil buruk.
- Berbeda dengan 「て初めて」 (yang menekankan SAAT pertama kali menyadari): 「てこそ」 menekankan NILAI yang dibawa oleh A.
Contoh
自分で経験してこそ、本当の難しさが分かる。
Harus mengalami sendiri barulah memahami kesulitan yang sesungguhnya.
健康であってこそ、仕事も楽しめる。
Hanya ketika sehat, kita bisa menikmati pekerjaan.
自分で経験してこそ、本当の大変さが分かる。
Hanya dengan mengalaminya sendiri, kita memahami beratnya yang sebenarnya.
Perlu diingat
- Klausa berikutnya bersifat positif.
- Tidak dipakai untuk hal kebetulan; harus berupa syarat yang membawa nilai.
Kesalahan umum
-
Salah寝坊してこそ、遅刻した。
Karena ketiduran, saya terlambat.
Benar寝坊したから、遅刻した。
「てこそ」 menyatakan syarat yang mendatangkan NILAI, tidak dipakai untuk sebab yang buruk.
-
Salah努力するこそ、成功できる。
Hanya dengan berusaha barulah bisa berhasil.
Benar努力してこそ、成功できる。
Harus disambung bentuk て.
-
Salah失敗してこそ、会社が倒産した。
Karena gagal barulah perusahaan itu bangkrut.
Benar失敗してこそ、学べることがある。
Klausa setelah 「てこそ」 adalah hasil yang POSITIF/bernilai, bukan akibat buruk.
-
Salah経験するこそ、分かる。
Harus mengalami dulu baru memahami.
Benar経験してこそ、分かる。
Dihubungkan dengan bentuk て (経験して), bukan bentuk kamus.
Tips ujian
- 「てこそ」 = hanya dengan A barulah B sungguh terwujud (klausa berikutnya positif).