Tata bahasa Jepang
Apa arti A。それが B。? Tata bahasa Jepang N2
A。それが B。 berarti justru itulah…; (atau) padahal ternyata….
| Level (perkiraan, kerangka JLPT) | N2 |
|---|---|
| Struktur | Kalimat A。それが + N + だ。 Kalimat A。それが、kalimat B(bertentangan dengan dugaan)。 |
| Romaji | A.sorega B. |
| Arti | justru itulah…; (atau) padahal ternyata… |
Pembentukan
| Penekanan | おいしい料理を作る。それが私の趣味だ。 |
|---|---|
| Di luar dugaan | 受かると思っていた。それが、落ちてしまった。 |
Cara pakai
Dua arah: (a) menekankan “hal yang baru disebut itulah B”; (b) pembuka cerita yang bertentangan dengan dugaan.
- Arah (a): 「それ」 menunjuk kembali ke kalimat sebelumnya untuk menekankan — 「おいしい料理を作る。それが私の趣味なんです」 (hal itulah hobi saya).
- Penggunaan (b) adalah cara membuka cerita yang mengejutkan, sangat sering muncul saat menjawab: 「試験どうだった?」「それが、落ちちゃったんだ」 — 「それが」 memberi tahu lebih dulu bahwa kabarnya tidak seperti yang diharapkan.
- Bedakan dari apa yang mengikutinya: kalau diakhiri 「だ/です」 yang menyatakan definisi → penggunaan (a); kalau diikuti sebuah cerita → penggunaan (b).
Contoh
おいしい料理を作って人に食べてもらう。それが私の趣味なんです。
Memasak makanan enak lalu mempersilakan orang lain menikmatinya — itulah hobi saya.
「試験はどうでしたか。」「それが、あと一点で落ちてしまいまして。」
"Bagaimana ujiannya?" "Ternyata kurang tepat satu poin, jadi saya gagal."
Perlu diingat
- Penggunaan (b) selalu menandakan kabar yang bertentangan dengan harapan.
- 「それ」 harus merujuk ke kalimat tepat sebelumnya.
Kesalahan umum
-
Salah今日は雨が降った。それが私の趣味なんです。
Hari ini hujan. Itulah hobi saya.
Benar料理を作ることです。それが私の趣味です。
「それ」 harus menunjuk kembali ke suatu HAL/KEGIATAN konkret yang bisa disebut hobi; “hujan” bukan kegiatan sehingga tidak cocok sebagai premis.
-
Salah合格すると思った。それが、合格した。
Saya pikir saya akan lulus. Dan saya memang lulus.
Benar合格すると思った。そして、本当に合格した。
Arah (b) hanya dipakai bila hasilnya BERTENTANGAN dengan harapan.
Tips ujian
- 「それが」 = justru itulah… / ternyata… (kabar yang bertentangan dengan harapan).