Tata bahasa Jepang
Apa arti ~ないと? Tata bahasa Jepang N3
~ないと berarti kalau tidak… maka gawat; harus… (singkatan dari ないといけない).
| Level (perkiraan, kerangka JLPT) | N3 |
|---|---|
| Struktur | Vない + と、+ akibat buruk Vない + と(いけない/だめだ) |
| Romaji | naito |
| Arti | kalau tidak… maka gawat; harus… (singkatan dari ないといけない) |
Pembentukan
| Dibiarkan menggantung | もう行かないと。 |
|---|---|
| Dengan bagian belakang lengkap | 食べないと、お腹が空く |
Cara pakai
Dua arah: (a) menyebut akibat buruk jika tidak dilakukan; (b) dibiarkan menggantung untuk berarti "harus melakukan" — bahasa lisan.
- Arah (a): 「宿題をしないと、先生に怒られる」 — 「と」 menyebut akibat yang pasti, sehingga bagian belakang TIDAK memakai kehendak atau permintaan.
- Arah (b) sangat sering muncul dalam percakapan: 「もう行かないと」 (harus pergi nih) — pendengar paham sendiri bagian 「いけない」 yang dihilangkan.
- Satu kelompok makna wajib: 「なければならない」 (bahasa tulis), 「なきゃ/なくちゃ」 (bahasa lisan).
Contoh
宿題をしないと、先生に怒られるよ。
Kalau tidak mengerjakan PR, nanti dimarahi guru lho.
時間がない。もう出かけないと。
Waktunya habis. Harus pergi nih.
Perlu diingat
- Bagian belakang tidak memakai perintah/ajakan.
- Bentuk menggantung hanya dipakai saat berbicara akrab.
Kesalahan umum
-
Salah宿題をしないと、やってください。
Kalau kamu tidak mengerjakan PR, kerjakanlah.
Benar宿題をしないと、先生に怒られます。
Setelah 「と」 hanya menyebut akibat yang pasti, tidak memakai kalimat permintaan.
-
Salah(報告書に)早く決めないと。
Harus segera memutuskan.
Benar(報告書に)早く決めなければなりません。
Bentuk menggantung adalah bahasa lisan; dalam tulisan harus memakai 「なければならない」.
Tips ujian
- 「ないと」 = kalau tidak… maka gawat / harus… (menggantung); bagian belakang tidak memakai perintah.