← Semua artikel

Wawancara kerja di perusahaan Jepang: dari masuk sampai keluar ruangan

Pewawancara tidak hanya menilai jawabanmu, tapi juga caramu mengetuk pintu, duduk, dan membungkuk.

Wawancara kerja di perusahaan Jepang: dari masuk sampai keluar ruangan
  • Tiba sekitar 10 menit lebih awal, datangi resepsionis sekitar 5 menit sebelumnya, ketuk pintu tiga kali.
  • Sebut perusahaan itu 「御社」 saat bicara dan 「貴社」 saat menulis; sebut dirimu 「私」.
  • Jawab dengan kesimpulan lebih dulu, tanyakan ulang kalau tidak paham, dan ucapkan terima kasih saat pamit.

Wawancara di Jepang ditentukan oleh "persiapan"

Dalam wawancara di perusahaan Jepang, sikapmu dari masuk sampai keluar ruangan sama pentingnya dengan isi jawabanmu. Pakaian, salam, volume suara, dan postur tubuh dipakai untuk menilai apakah kamu bisa bekerja bersama sebagai bagian dari perusahaan.

Di Jepang, sudah lama berlaku "perekrutan serentak lulusan baru" (shinsotsu ikkatsu saiyō), yaitu merekrut mahasiswa yang akan lulus secara bersamaan. "Perekrutan tenaga berpengalaman" (chūto saiyō) juga makin banyak. Apa pun jenisnya, etiket dasarnya sama.

Pakaian yang umum adalah setelan jas berwarna kalem seperti hitam atau biru tua. Meski tertulis "pakaian bebas", kalau ragu, lebih baik pilih pakaian yang rapi. Periksa daftar riwayat hidup (rirekisho) dan riwayat pekerjaan (shokumu keirekisho) dari salah ketik paling lambat sehari sebelumnya.

Alur pada hari wawancara

Usahakan tiba di perusahaan sekitar sepuluh menit sebelum waktu janji. Datangi resepsionis sekitar lima menit sebelumnya dan katakan: 「本日、十時から面接のお約束をいただいております、グエンと申します。人事部の山田様にお取り次ぎいただけますでしょうか」 (Saya Nguyen, hari ini ada janji wawancara pukul sepuluh. Bisakah saya dihubungkan dengan Bapak Yamada dari bagian personalia?).

Saat masuk ruangan, ketuk pintu tiga kali, tunggu sampai terdengar 「どうぞ」 (silakan), lalu ucapkan 「失礼いたします」 (permisi) dan masuk. Setelah menutup pintu, hadap ke arah pewawancara dan membungkuk sekali.

Berdirilah di samping kursi, sebutkan namamu, lalu tunggu sampai dipersilakan dengan 「どうぞお掛けください」 (silakan duduk). Ucapkan 「失礼いたします」 lalu duduk. Letakkan tas di lantai di samping kursi.

Contoh percakapan: wawancara

Pewawancara: "Baik, pertama-tama silakan perkenalkan diri secara singkat."

Nguyen: "Baik. Saya Nguyen, berasal dari Vietnam. Di universitas saya belajar manajemen bisnis, dan saya sudah belajar bahasa Jepang selama tiga tahun. Terima kasih atas waktu berharga yang diberikan hari ini. Mohon bimbingannya."

Pewawancara: "Tolong ceritakan alasan Anda melamar ke perusahaan kami."

Nguyen: "Saya sangat tertarik karena perusahaan Bapak/Ibu sedang memperluas pelanggan baru di pasar Asia. Saya ingin memanfaatkan bahasa ibu saya dan bahasa Jepang untuk berkontribusi pada perkembangan perusahaan Bapak/Ibu."

Pewawancara: "Terakhir, apakah ada pertanyaan?"

Nguyen: "Ya. Kalau ada hal yang sebaiknya saya pelajari sebelum mulai bekerja, bolehkah saya diberi tahu?"

Pemilihan kata dan hal yang perlu diperhatikan

Dalam wawancara, perusahaan lawan bicara disebut 「御社」 (onsha) saat berbicara dan 「貴社」 (kisha) saat menulis. Untuk diri sendiri, pakai 「私」 (watashi), jangan 「僕」 atau 「俺」.

Untuk motivasi melamar, jangan hanya menyampaikan alasan jujur seperti "karena gajinya tinggi", tapi jelaskan secara konkret bagaimana kamu bisa berguna bagi perusahaan itu. Saat menyebutkan kelebihanmu, sampaikan bersama fakta dan pencapaian nyata.

Saat menjawab, sampaikan kesimpulan lebih dulu, lalu jelaskan alasannya. Kalau tidak memahami pertanyaan, jangan diam; tidak apa-apa bertanya ulang dengan 「恐れ入りますが、もう一度お願いできますでしょうか」 (mohon maaf, bisa diulang sekali lagi?).

Di sesi pertanyaan terakhir, menjawab 「特にありません」 (tidak ada) kadang dianggap kurang bersemangat. Siapkan pertanyaan tentang cara kerja dan kesempatan berkembang, bukan hal yang sudah bisa diketahui dengan membaca situs web perusahaan.

Saat pamit, berdirilah dan ucapkan 「本日はお忙しい中、貴重なお時間をいただき、ありがとうございました。失礼いたします」 (terima kasih atas waktu berharga yang diberikan hari ini di tengah kesibukan; saya permisi), lalu membungkuk sekali lagi di depan pintu.

Setelah wawancara, ada orang yang mengirim "email ucapan terima kasih" pada hari yang sama. Tidak wajib, tapi bisa meninggalkan kesan yang sopan.

Kata dalam artikel ini

面接めんせつ
wawancara
採用さいよう
perekrutan
志望しぼう
keinginan, melamar
貢献こうけん
kontribusi
御社おんしゃ
perusahaan Anda (lisan, hormat)
人事部じんじぶ
bagian personalia
実績じっせき
pencapaian nyata
入社にゅうしゃ
mulai bekerja di perusahaan

Wawancara bukan ujian pandai berbicara, melainkan dialog agar kedua pihak saling mengenal. Jangan sekadar melafalkan kalimat yang sudah disiapkan, tapi utamakan sikap menjawab pertanyaan dengan jujur.