← Semua artikel

Membeli SIM dan kontrak ponsel di Jepang

Baru tiba di Jepang, kamu butuh nomor telepon untuk membuka rekening, mendaftar tempat tinggal... tapi untuk dapat nomor, kamu justru butuh dokumen. Bagaimana caranya?

Membeli SIM dan kontrak ponsel di Jepang
  • Kontrak jangka panjang memerlukan verifikasi identitas, biasanya dengan kartu izin tinggal (zairyu card) dan kartu kredit atau rekening bank.
  • Ada tiga kelompok: operator besar, paket murah online, dan MVNO (SIM murah); masing-masing berbeda dalam layanan bantuan dan harga.
  • Baca teliti masa kontrak, biaya pembatalan, dan cara pembayaran sebelum menandatangani.

Ada jenis apa saja?

Untuk memakai smartphone di Jepang, kamu perlu membuat kontrak dengan perusahaan telekomunikasi dan memasang kartu SIM.

Perusahaannya secara garis besar terbagi tiga. Pertama, operator besar yang punya toko fisik sehingga mudah untuk berkonsultasi.

Kedua, paket murah yang dikeluarkan operator besar, yang prosedurnya hanya lewat internet. Karena tidak perlu datang ke toko, biayanya lebih rendah.

Ketiga, MVNO yang juga disebut 「格安SIM」 (SIM murah), yang menyewa jaringan operator besar dan menjualnya dengan harga murah. Namun, di jam sibuk kecepatannya bisa melambat.

Belakangan ini "eSIM", yang diatur langsung di dalam ponsel tanpa perlu memasukkan kartu, juga makin banyak. Pastikan ponselmu mendukungnya.

Yang diperlukan untuk kontrak

Di Jepang, untuk mencegah kejahatan, undang-undang mewajibkan pemeriksaan identitas pemilik saat membuat kontrak.

Bagi orang asing, kartu izin tinggal (zairyu card) diperlukan. Banyak perusahaan yang tidak bisa menerima kontrak hanya dengan paspor.

Pembayaran biasanya dengan kartu kredit atau potong otomatis dari rekening bank. Kalau tidak punya kartu kredit, carilah paket yang bisa dibayar di minimarket (konbini).

Kalau baru tiba di Jepang dan kartu izin tinggal belum kamu terima, kamu bisa memakai "SIM prabayar" jangka pendek atau SIM yang dijual di bandara.

Nomor telepon Jepang juga dipakai untuk membuka rekening bank dan kontrak sewa apartemen. Kalau kamu membuat kontrak lebih awal, kamu akan lebih tenang.

Yang harus dibaca sebelum kontrak

Pertama, pastikan masa kontraknya. Kalau berhenti di tengah jalan, kamu mungkin dikenai biaya pembatalan.

Orang yang masa tinggalnya pendek juga perlu melihat apakah kontraknya mudah diakhiri saat pulang ke negara asal.

Meskipun biaya "per bulan"-nya murah, panggilan telepon dan layanan tambahan bisa membuatnya jadi mahal belakangan. Baca rincian biayanya sampai habis.

Kuota data, biaya telepon, dan bahasa layanan bantuan juga penting. Kalau khawatir dengan bahasa Jepang, pilih perusahaan yang punya layanan bahasa Inggris.

Hati-hati jangan menandatangani opsi yang ditawarkan sebelum kamu memahami isi kontraknya. Kalau tidak perlu, tolak saja dengan tegas.

Begitu tiba di Jepang, saya memakai SIM yang dibeli di bandara selama sebulan, dan selama itu saya membandingkan pelan-pelan lalu memutuskan perusahaan untuk dipakai jangka panjang.

Mendengar cerita teman juga bisa jadi referensi. Tapi paket yang cocok berbeda tergantung tempat tinggal dan jam berapa kamu sering memakainya.

Setelah membuat kontrak, akan praktis kalau kamu menyimpan foto dokumen kontrak atau tampilan layar web di ponsel. Ini berguna nanti saat kamu ingin mengecek isinya.

Saat pindah rumah, atau saat paspor atau kartu izin tinggalmu berganti, kamu perlu menghubungi perusahaan dan memperbarui data pendaftaranmu.

Kata dalam artikel ini

契約けいやく
kontrak
解約かいやく
pembatalan kontrak
料金りょうきん
biaya, tarif
在留カードざいりゅうカード
kartu izin tinggal
口座こうざ
rekening
手続きてつづき
prosedur, pengurusan
期間きかん
jangka waktu, masa
追加ついか
tambahan

Kontrak ponsel adalah pengeluaran besar yang berlangsung lama dalam biaya hidup bulanan. Jangan terburu-buru, pilihlah pelan-pelan yang cocok untukmu.